Wisuda XVI UNISSAS, Rektor Tekankan Pentingnya Ilmu untuk Pengabdian kepada Masyarakat
Sebanyak 311 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik para lulusan sekaligus menjadi tonggak pengembangan akademik UNISSAS.
Rektor UNISSAS, Dr. H. Arnadi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang yang dilalui dengan ketekunan, kerja keras, serta dukungan keluarga.
Menurutnya, setiap lulusan memiliki perjalanan yang berbeda. Sebagian menyelesaikan pendidikan sembari bekerja, membagi waktu dengan keluarga, maupun menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
Karena itu, Rektor mengingatkan para lulusan agar tidak memandang wisuda semata-mata sebagai akhir perjalanan pendidikan. Gelar akademik, kata dia, harus menjadi pengingat untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Jadikan gelar sebagai pengingat untuk terus belajar, dan jadikan ilmu sebagai alasan untuk lebih banyak memberi manfaat.”
Dalam kesempatan tersebut, Arnadi juga menyampaikan perkembangan akademik UNISSAS. Saat ini, UNISSAS memiliki 27 program studi pada jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3).
Sejumlah program studi baru juga telah hadir, di antaranya S1 Bisnis Digital, S1 Agribisnis, S1 Perdagangan Internasional, S1 Kewirausahaan, dan S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam.
Pengembangan program studi tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja dengan tetap memperhatikan potensi daerah.
Selain itu, UNISSAS tengah memproses pengembangan S1 Ilmu Biomedis serta S1 Sistem dan Teknologi Informasi.
Di tingkat pascasarjana, UNISSAS telah memiliki Program Magister Hukum Tata Negara dan Program Doktor Studi Islam. Kedua program tersebut telah menerima mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026/2027.
Rektor menegaskan, pertambahan program studi harus diikuti dengan peningkatan kualitas dosen, layanan akademik, penelitian, dan pendampingan mahasiswa.
“Kepercayaan masyarakat perlu kita jawab melalui proses pendidikan yang baik. Kita ingin setiap mahasiswa memperoleh pengetahuan yang kuat, pengalaman belajar yang bermakna, serta kemampuan untuk menggunakan ilmunya dalam kehidupan,” katanya.
Wisuda XVI UNISSAS semakin istimewa dengan pengukuhan Prof. Dr. H. Sumarin Asmawi, SEI, MSI sebagai Guru Besar Tetap UNISSAS dalam bidang Keuangan Syariah.
Rektor menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan berharap kehadiran profesor semakin memperkuat budaya ilmiah di lingkungan UNISSAS.
Menurut Arnadi, kepakaran di bidang keuangan syariah memiliki ruang pengabdian yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Ia berharap pemikiran dan penelitian yang dikembangkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman keuangan syariah, pemberdayaan usaha masyarakat, serta gagasan pembiayaan yang adil dan bertanggung jawab.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan agar tidak berkecil hati apabila langkah pertama setelah wisuda belum sesuai dengan harapan.
Menurutnya, lulusan memiliki beragam pilihan setelah menyelesaikan pendidikan, mulai dari bekerja, merintis usaha, melanjutkan pendidikan, hingga mencari peluang yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Ia mengingatkan agar para lulusan menjalani proses tersebut dengan tekun, membangun pengalaman, serta terbuka terhadap nasihat dan kerja sama.
“Di mana pun saudara berkarya, jagalah nama baik almamater. Bawalah semangat belajar dari Sambas menuju ruang pengabdian yang lebih luas,” pesannya.
Arnadi juga mengingatkan bahwa daerah membutuhkan gagasan dan keterampilan para lulusan. Karena itu, kepulangan untuk membangun kampung halaman maupun kontribusi dari tempat bekerja dinilai sama-sama dapat menjadi bentuk pengabdian.
Wisuda XVI UNISSAS ditutup dengan harapan agar 311 lulusan yang dilepas dapat mengembangkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus membawa nama baik almamater melalui karya dan pengabdian.(Amr/LNS)






0 Komentar