Ad Code

Liputan News Sambas

Anwari.S.Sos.M.A.P Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas Dukung KBM 2026, Mahasiswa Asrama Sultan Muhammad Syafiuddin Siap Mengabdi di Tebas

 Anwari.S.Sos.M.A.P. Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas Dukung KBM 2026, Mahasiswa Asrama Sultan Muhammad Syafiuddin Siap Mengabdi di Tebas

S
emangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat mendapat dukungan penuh dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sambas, Anwari, S.Sos., M.A.P. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengurus Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas Sultan Muhammad Syafiuddin Pontianak di Ruang Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sambas, Kamis (23/7/2026).

Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Umum Asrama, Zul Adli, bersama jajaran pengurus. Pertemuan tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi sekaligus memohon dukungan DPRD terhadap pelaksanaan Karya Bakti Mahasiswa (KBM) 2026, program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sambas.

Dalam pemaparannya, Zul Adli menjelaskan bahwa KBM 2026 bukan sekadar agenda tahunan mahasiswa, tetapi menjadi ruang implementasi ilmu pengetahuan sekaligus proses pembelajaran langsung bersama masyarakat desa.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengabdi kepada masyarakat Sambas sekaligus belajar memahami kondisi sosial, pendidikan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat di kampung halaman. Kami berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Sambas," ujarnya.

KBM 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16–22 Agustus 2026 dengan melibatkan 25 mahasiswa Asrama Sultan Muhammad Syafiuddin Pontianak. Kegiatan akan dipusatkan di Dusun Sebebal, Desa Batu Mak Jage, Kecamatan Tebas.

Selama sepekan, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di bidang kemasyarakatan, panitia menyiapkan seminar pertanian, pemeriksaan kesehatan massal, olahraga bersama, dan senam sehat. Sementara di bidang pendidikan dan keislaman, mahasiswa akan menggelar penyuluhan bahaya penyalahgunaan NAPZA, motivasi melanjutkan pendidikan, pembinaan keagamaan, serta berbagai kegiatan sosial.

Menurut Zul Adli, dukungan yang diberikan DPRD menjadi energi baru bagi seluruh panitia untuk mempersiapkan kegiatan dengan lebih maksimal.

"Alhamdulillah kami bisa bersilaturahmi dengan Pak Anwari. Beliau memberikan dukungan yang sangat positif. Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh panitia agar semakin bersemangat dalam melaksanakan KBM 2026. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.


Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sambas, Anwari, S.Sos., M.A.P., mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang memilih turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian.

Menurutnya, pengalaman tersebut akan membentuk karakter mahasiswa sekaligus memperkaya wawasan mereka terhadap persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

"Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan silaturahmi dari adik-adik mahasiswa Asrama Sultan Muhammad Syafiuddin Pontianak. Mereka menyampaikan rencana pelaksanaan Karya Bakti Mahasiswa pada bulan Agustus nanti dengan berbagai macam kegiatan. Saya menyambut baik kegiatan ini karena merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat," ujar Anwari.

Ia menilai keterlibatan mahasiswa di desa menjadi bekal penting untuk melahirkan generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial.

"Dengan turun langsung ke masyarakat, mahasiswa akan mengetahui berbagai persoalan yang ada sehingga ketika nantinya mereka lulus dan menjadi sarjana, mereka siap menjadi intelektual yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat," tambahnya.

Anwari berharap KBM 2026 mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat Desa Batu Mak Jage dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya.

"Mudah-mudahan adik-adik mahasiswa terus berkarya dan mengabdikan diri untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Batu Mak Jage, Kecamatan Tebas, khususnya, serta masyarakat Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, bahkan Indonesia. Kami tentu memberikan dukungan terhadap kegiatan positif seperti ini," tutupnya.

Pelaksanaan Karya Bakti Mahasiswa (KBM) 2026 diharapkan menjadi wujud nyata sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan desa. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai agen perubahan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat semangat gotong royong demi kemajuan Kabupaten Sambas.(Amr/LNS)


Posting Komentar

0 Komentar