Ad Code

Liputan News Sambas

Ketua DAD Sajingan Besar Jadi Narasumber MPLS SMK Negeri 1 Sajingan Besar, Tekankan Pentingnya Budaya Lokal dalam Pembentukan Karakter Siswa

 Ketua DAD Sajingan Besar Jadi Narasumber MPLS SMK Negeri 1 Sajingan Besar, Tekankan Pentingnya Budaya Lokal dalam Pembentukan Karakter Siswa


K
etua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Sajingan Besar, Jamel, menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Sajingan Besar, Rabu (15/7/2026). Kehadiran Jamel merupakan tindak lanjut atas undangan resmi dari pihak sekolah melalui Surat Nomor 421.5/068/S.UND/SMKN1-SJBA/VII/2026 tertanggal 13 Juli 2026.

Pada kesempatan tersebut, Jamel menyampaikan materi bertema "Budaya Lokal, Nilai, dan Norma di Masyarakat untuk Pembentukan Karakter Siswa." Materi ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada peserta didik baru mengenai pentingnya mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya serta adat istiadat sebagai fondasi dalam membangun karakter yang berakhlak, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, Jamel menegaskan bahwa budaya lokal merupakan identitas dan kekayaan bangsa yang harus dijaga oleh generasi muda. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur.

"Generasi muda harus memiliki kebanggaan terhadap budaya daerahnya sendiri. Adat istiadat mengajarkan nilai-nilai sopan santun, rasa hormat, tanggung jawab, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter pelajar yang berintegritas dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat," ujar Jamel.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi memerlukan sinergi antara keluarga, masyarakat, dan lembaga adat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pembinaan generasi muda berlangsung secara berkesinambungan dan menghasilkan pribadi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, moral, dan sosial.

"Saya berharap para siswa tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mampu menjaga etika, menghormati orang tua dan guru, serta menjunjung tinggi adat dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Sajingan Besar. Dengan karakter yang kuat, mereka akan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas budayanya," tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Sajingan Besar tersebut berjalan dengan tertib, komunikatif, dan interaktif. Para peserta didik mengikuti setiap sesi dengan antusias, serta aktif berdialog dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar adat istiadat, norma sosial, dan kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini, Jamel berharap sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga adat dapat terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal sebagai warisan leluhur yang harus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.(Amr/LNS)

Posting Komentar

0 Komentar