Kades Lumbang Pimpin Gotong Royong Jumat Bersih, Wujudkan Desa Asri dan Bebas DBD
Pemerintah Desa Lumbang, Kecamatan Sambas, menggelar kegiatan Gotong Royong Jumat Bersih yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pemerintah kecamatan, serta instansi terkait. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh dusun sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sambas, dan Pemerintah Desa dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.
Kepala Desa Lumbang, Mahmud, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah berbagai penyakit, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Program Jumat Bersih ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa. Tujuannya adalah membersihkan lingkungan agar masyarakat terhindar dari berbagai penyakit, terutama DBD. Ini merupakan salah satu kewajiban kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami berkomitmen agar lingkungan Desa Lumbang tetap bersih, sehat, dan masyarakat terhindar dari ancaman penyakit," ujar Mahmud.
Selain menjaga kesehatan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi upaya mewujudkan Desa Lumbang yang hijau, bersih, dan nyaman sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sambas dalam menciptakan lingkungan yang asri.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Lumbang, Almizan, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Kami dari Badan Permusyawaratan Desa sangat mendukung program Pemerintah Kabupaten Sambas dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. Hari ini, Jumat, 10 Juli 2026, seluruh masyarakat bersama pemerintah desa dan instansi terkait turun langsung membersihkan lingkungan di setiap dusun. Harapannya Desa Lumbang benar-benar menjadi desa yang bersih dari sampah dan terbebas dari kawasan kumuh sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat," ungkapnya.
Kegiatan gotong royong dilakukan di berbagai titik strategis, mulai dari kawasan Vihara Samboja, Tugu Alok Galing, hingga perbatasan Desa Sungai Rambah. Warga bersama-sama membersihkan saluran drainase, menebas rumput di bahu jalan, mengumpulkan sampah, serta mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Meski demikian, Pemerintah Desa Lumbang masih berharap adanya dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah, terutama terkait pengelolaan sampah yang belum terakomodasi, seperti sampah non-rumah tangga dan limbah sisa aktivitas perdagangan.
Pemerintah desa juga mengusulkan penambahan fasilitas berupa kontainer sampah di kawasan padat penduduk dan di sepanjang bantaran sungai. Menurut mereka, jumlah kontainer yang tersedia saat ini masih belum memadai sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan.
"Diharapkan dinas terkait dapat membantu pengangkutan sampah yang belum terlayani serta menambah kontainer sampah di lokasi-lokasi yang strategis. Dengan dukungan tersebut, kegiatan gotong royong dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan," harap Almizan.
Melalui semangat gotong royong yang terus dipupuk, Pemerintah Desa Lumbang berharap budaya menjaga kebersihan lingkungan menjadi kebiasaan masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu mewujudkan Desa Lumbang sebagai desa yang bersih, sehat, nyaman, dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Sambas.(Amr/LNS)




0 Komentar