Pelaku Usaha Sambas Soroti Arah Ekspor ke Aruk, Minta Fokus Pada Lapangan Kerja
Pelaku usaha ekspor-impor Kabupaten Sambas,Buharningsih, mempertanyakan arah kebijakan ekspor yang difokuskan melalui jalur PLBN Aruk di Kecamatan Sajingan Besar, Kalimantan Barat. Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat perkembangan yang jelas dari pihak Malaysia terkait kesiapan dan dukungan terhadap aktivitas perdagangan lintas batas tersebut. Sementara itu, potensi perdagangan lintas batas melalui PLBN Aruk sendiri masih menghadapi berbagai tantangan regulasi dan infrastruktur. Buharningsih,menilai, kebutuhan mendesak masyarakat saat ini bukan hanya soal jalur ekspor, melainkan tersedianya lapangan pekerjaan yang nyata dan mampu menyerap tenaga kerja lokal.
“Yang paling dibutuhkan masyarakat sebenarnya lapangan pekerjaan. Banyak potensi yang bisa dikembangkan, seperti pengolahan hasil rumah tangga, sektor pertanian, sayur-mayur, dan usaha lainnya yang bisa membuka peluang kerja,” ujarnya.
Ia mengaku prihatin melihat kondisi generasi muda di Kabupaten Sambas yang setelah lulus SMA justru menghadapi sulitnya memperoleh pekerjaan.
“Kasihan melihat banyak pemuda-pemudi di Sambas setelah lulus SMA menjadi pengangguran karena kurangnya lapangan kerja. Banyak yang akhirnya hanya menghabiskan waktu di kafe karena sulit mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Buharningsih berharap pemerintah tidak hanya fokus pada wacana ekspor melalui jalur perbatasan, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi lokal yang lebih cepat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Diketahui, selama beberapa tahun terakhir pemerintah daerah dan berbagai pihak terus mendorong optimalisasi PLBN Aruk sebagai pintu ekspor-impor. Namun, sejumlah kendala seperti regulasi, infrastruktur pendukung, serta mekanisme perdagangan lintas batas masih menjadi tantangan dalam implementasinya.
Menurutnya, pengembangan industri pengolahan lokal dan UMKM berbasis potensi daerah dinilai lebih mampu menciptakan efek ekonomi langsung sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Sambas.(Amr/LNS)


0 Komentar