Semangat Gotong Royong Warnai Pernikahan Tiga Putra Mantan Bupati Sambas, H. Ir. Arif Joni Prasetyo, ST., MT dan dr. Hj. Juliarti Sampaikan Pandangan Umum
Acara yang dihadiri ribuan tamu undangan dari berbagai kalangan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus memperlihatkan kuatnya nilai-nilai kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat Kabupaten Sambas. Sejak awal persiapan hingga pelaksanaan acara, warga bergotong royong demi menyukseskan pesta pernikahan keluarga besar H. Atbah Romin Suhaili.
Tiga pasangan mempelai yang melangsungkan pernikahan pada kesempatan tersebut ialah H. Fida' Azzam Madania, Lc. dengan Hj. Fatimah Azzahra Hanifah, S.H., H. Ala' Azzam Sambasia dengan Hj. Nurul Izzatun Nisa, Lc., serta Dzaka Azzam Jakartia, B.Eng. dengan Firratu Tsaqifa, S.Psi.
Sejumlah tokoh masyarakat, ulama, pejabat daerah, dan anggota legislatif turut hadir memberikan doa restu kepada kedua mempelai beserta keluarga besar.
Pada kesempatan tersebut, H. Ir. Arif Joni Prasetyo, ST., MT, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, menyampaikan pandangan umum di hadapan para tamu undangan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat tali silaturahmi, menjaga persatuan, serta mempertahankan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Sambas.
Menurutnya, pernikahan bukan hanya menjadi momen kebahagiaan bagi kedua mempelai dan keluarga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, persaudaraan, serta kebersamaan di tengah masyarakat.
"Semoga pernikahan ini menjadi awal terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, penuh keberkahan, serta menjadi inspirasi untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan budaya gotong royong di Kabupaten Sambas," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, M.P.H., Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari Daerah Pemilihan Sambas, turut menyampaikan pandangan umum. Ia mengapresiasi tingginya semangat kebersamaan masyarakat yang terlihat dalam pelaksanaan pesta pernikahan tersebut.
Menurutnya, gotong royong merupakan kekuatan sosial yang harus terus dipelihara sebagai modal membangun daerah yang aman, harmonis, dan sejahtera.
"Kita patut bersyukur karena nilai-nilai persaudaraan dan gotong royong masyarakat Sambas masih sangat kuat. Inilah modal utama untuk terus menjaga persatuan dan membangun Kabupaten Sambas yang lebih baik," ungkapnya.
Selain diisi dengan doa bersama dan ramah tamah, acara juga dimeriahkan dengan penampilan Musik Tanjidor Kartiasa, yang semakin menambah semarak suasana sekaligus menjadi upaya melestarikan seni budaya daerah.
Kehadiran berbagai tokoh masyarakat, ulama, pejabat daerah, keluarga besar, serta masyarakat dari berbagai wilayah menjadi bukti kuatnya ikatan kekeluargaan yang terus terjalin di Kabupaten Sambas.
Di akhir acara, H. Atbah Romin Suhaili, Lc., M.H. beserta keluarga menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir, memberikan doa restu, dan bergotong royong menyukseskan acara pernikahan putra-putranya.
Acara tersebut menjadi gambaran nyata bahwa nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat Sambas, serta menjadi warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.(Amr/LNS)



0 Komentar