Ad Code

Liputan News Sambas

Pedagang UMKM 25 Tahun Bertahan di Pasir Panjang, Wardiana: “Cari Rezeki Tak Ada Gengsi”

 Pedagang UMKM 25 Tahun Bertahan di Pasir Panjang, Wardiana: “Cari Rezeki Tak Ada Gengsi”



D
i tengah naiknya harga kebutuhan pokok dan biaya usaha yang terus bertambah, semangat mencari rezeki tetap dijalani Wardiana (63), seorang pedagang UMKM yang sudah lebih dari 25 tahun berjualan di kawasan Pasir Panjang, Pak Lotay, Singkawang.

Setiap hari, Wardiana mulai membuka lapaknya sejak pukul 06.00 pagi hingga 18.00 sore. Berbagai makanan dan minuman ringan dijual untuk memenuhi kebutuhan pengunjung pantai, mulai dari pop mie, sosis, es, air mineral botol, hingga aneka camilan.

“Kadang dapat Rp100 ribu sehari. Kalau ramai bisa Rp200 ribu sampai Rp300 ribu,” ujar Wardiana saat ditemui di lapaknya.


Menurutnya, beberapa tahun terakhir biaya usaha semakin meningkat. Harga minuman, sosis, es, hingga gelas plastik mengalami kenaikan sehingga ia terpaksa menyesuaikan harga jual.

“Barang naik semua, jadi harga jual juga terpaksa dinaikkan,” katanya.

Meski demikian, Wardiana mengaku penghasilan tidak selalu stabil. Ada hari-hari ketika dagangan ramai, tetapi tidak jarang juga sepi pembeli. Momen libur panjang dan Lebaran biasanya menjadi waktu yang paling ramai bagi pedagang di kawasan wisata tersebut.

Dengan usia yang tidak lagi muda, Wardiana tetap memilih bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Baginya, mencari nafkah tidak mengenal rasa malu.

“Cari rezeki tidak ada gengsi. Kalau gengsi, tidak dapat duit,” ucapnya sambil tersenyum.

Semangat dan ketekunan Wardiana menjadi gambaran perjuangan pelaku UMKM kecil yang terus bertahan di tengah tantangan ekonomi, sekaligus menjadi bagian dari denyut kehidupan kawasan wisata Pasir Panjang yang tidak pernah benar-benar sepi dari aktivitas masyarakat.(Amr/LNS)

Posting Komentar

0 Komentar