Ad Code

Liputan News Sambas

H. Heroaldi: Seminar Internasional Upaya Perkokoh Struktur Pembangunan Di Daerah Perbatasan

 H. Heroaldi: Seminar Internasional Upaya Perkokoh Struktur Pembangunan Di Daerah Perbatasan


S
eminar Internasional bertema, “Ketahanan Pangan di Beranda Negara: Strategi Membangun Kedaulatan dari Daerah Perbatasan”. ' berhasil digelar Parmusi Kalbar dimana Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T. Mendampingi Bupati H. Satono.S.Sos.I yang juga Ketua Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh keynote speaker berkelas internasional, di antaranya: H. Satono, S.Sos.I., M.H. (Bupati Sambas, Indonesia) Komjen Pol. (Purn.) Dr. Achmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. (Wakil Menteri Dalam Negeri RI) YB Dato Sri Stephen Rundi Utom (Menteri Industri Makanan, Sarawak – Malaysia)

Dr. Abdullah Zulkifli (Konsul Jenderal RI, Kuching) Selain itu, turut hadir para pembicara undangan dari berbagai negara, yaitu: Prof. Dr. Haji Sanib Bin Haji Said (Sarawak, Malaysia) Sarafian Salleh, M. Eng., Sc., M.I.E.S. (Singapura) Syarifah Moharanee (Filipina) Haji Dzulkiflee Bin Haji Abd. Latif (Brunei Darussalam)

Nik Abdul Rakib Bin Nik Hassan (Thailand) Prof. H. Triyo Supriyanto, Ph.D. (Indonesia). 

Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T. Memberikan apresiasi kepada Ketua Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) Kalbar yang di Ketuai oleh Bupati Sambas H.Satono.S.Sos.I.M.H, karna sudah berhasil menggelar seminar 

Internasional 6 Negara. Kegiatan ini merupakan langkah baik dalam Upgrading Da'i "Ketahanan Pangan di beranda Negara, strategi membangun kedaulatan dari daerah perbatasan.


Menurut Wakil Bupati Sambas Bang H.Heroaldi. Seminar Internasional di Aula Kantor Bupati Sambas ini, bukan sekadar seremonial. Bagi saya, ini adalah momentum besar dalam memperkokoh struktur pembangunan di segala bidang di Kabupaten Sambas, khususnya di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan negara tetangga." Ini sebagai jawaban atas tantangan kesenjangan akses, pusat dan daerah. Kita harus jujur bahwa Kabupaten Sambas adalah "Beranda Depan" Indonesia.

Ia mengatakan tujuan utama seminar internasional adalah untuk memperluas cakrawala pengetahuan, mendorong kolaborasi lintas budaya, dan memfasilitasi pertukaran ide inovatif. 

Acara ini menjadi wadah bagi peneliti dan praktisi global untuk mendiskusikan solusi atas tantangan global serta mempublikasikan karya ilmiah di forum ini yang akan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) dan Sumber Daya Manusia(SDM) Kabupaten Sambas.

Di harapkan dari kegiatan seminar internasional yang digelar ini adalah para pemimpin kabupaten Sambas bisa lebih memahami dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam dan budaya lokal demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Amr/LNS)



Posting Komentar

0 Komentar