Kadis Dikbud Sambas Tekankan Disiplin dan Profesionalisme dalam Bimtek Pengisian e-Kinerja SIASN PPPK Paruh Waktu
Sambas, 3 Juli 2026 – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas Arsyad, S.Pd., M.M.Menegaskan pentingnya peningkatan disiplin, profesionalisme, serta pemanfaatan aplikasi e-Kinerja SIASN dalam mendukung transformasi tata kelola kepegawaian di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian e-Kinerja SIASN bagi PPPK Paruh Waktu yang diikuti pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas.
Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa transformasi digital di bidang kepegawaian menuntut seluruh aparatur semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Salah satu instrumen penting dalam pengelolaan kinerja ASN adalah aplikasi e-Kinerja SIASN yang telah menjadi bagian dari sistem terintegrasi secara nasional.
"Melalui kegiatan ini, saya ingin memastikan seluruh PPPK Paruh Waktu memahami tata cara pengelolaan kinerja secara sistematis, terukur, dan akuntabel," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal penting yang menjadi fokus dalam pelaksanaan bimtek, di antaranya penataan unit kerja pada aplikasi e-Kinerja SIASN agar struktur organisasi dan hubungan tugas setiap pegawai tersusun dengan jelas. Selain itu, setiap pegawai juga diharapkan mampu menyusun rencana hasil kerja yang selaras dengan tugas pokok dan fungsi jabatan sehingga mendukung pencapaian target kinerja instansi.
Arsyad juga menekankan pentingnya pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara objektif, teliti, dan jujur. Menurutnya, pelaporan kinerja harus mencerminkan pekerjaan yang benar-benar dilaksanakan, lengkap dengan uraian tugas yang jelas sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
"e-Kinerja bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi merupakan alat untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas kinerja aparatur sipil negara," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ia mengingatkan bahwa kualitas kinerja tidak diukur dari status kepegawaian, melainkan dari komitmen, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, dan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan organisasi.
Dia juga mengajak seluruh guru dan pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran mandiri, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
Selain peningkatan kompetensi, Kepala Dinas menegaskan pentingnya menjaga integritas, etika pelayanan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menutup sambutannya, Arsyad berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu mengimplementasikan hasil bimtek secara mandiri di unit kerja masing-masing.
"Kegiatan ini bukan sekadar pembinaan, tetapi menjadi upaya menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas, dan memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Sambas," pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pengelolaan kinerja PPPK Paruh Waktu di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas semakin tertib, akuntabel, serta mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Sambas.(Amr/LNS)



0 Komentar