Ad Code

Liputan News Sambas

Muzahar Anggota DPRD Kabupaten Sambas:Pagelaran Tari Kreasi dan Fashion Show Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda

Muzahar Anggota DPRD Kabupaten Sambas:Pagelaran Tari Kreasi dan Fashion Show Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda



P
agelaran Seni dan Budaya Pemangkat bertajuk “Tari Kreasi & Fashion Show” berlangsung meriah di Jalan Moh. Hambal, Pemangkat, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang digelar selama dua hari, 30–31 Mei 2026, menjadi wadah bagi generasi muda, pelajar, komunitas seni, dan masyarakat untuk menampilkan kreativitas berbasis budaya lokal.

Acara tersebut menghadirkan berbagai penampilan tari kreasi, busana tradisional bernuansa etnik, hingga perpaduan fashion modern yang mendapat antusias tinggi dari masyarakat yang hadir. Kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi para peserta untuk menunjukkan bakat serta kecintaan terhadap seni dan budaya daerah. 

Dalam sambutannya, Muzahar, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Partai Demokrat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu membuka ruang kreativitas bagi generasi muda.

“Pagelaran seni dan budaya seperti ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Muzahar.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak terhadap ruang-ruang kreatif bagi anak muda agar potensi yang dimiliki dapat berkembang lebih luas.

“Anak-anak muda Sambas memiliki potensi besar. Tugas kita bersama adalah menyediakan ruang dan kesempatan agar mereka bisa berkarya, berinovasi, serta terus mencintai budaya daerah sendiri,” tambahnya.


Menurut Muzahar, pendidikan, seni, dan budaya merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang kreatif serta memiliki identitas daerah yang kuat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak komunitas maupun sekolah. 

Pagelaran Seni dan Budaya Pemangkat sendiri diikuti oleh 18 peserta dari berbagai sekolah dan komunitas seni. Penampilan peserta yang memadukan unsur tradisional dan modern berhasil menciptakan suasana meriah sepanjang acara.

Masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan setiap penampilan yang disuguhkan di atas panggung, menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu momentum penting dalam menghidupkan ruang kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal.(Amr/LNS)

Posting Komentar

0 Komentar