Ketua DAD Sambas, LPD dan Persiga PP Bagikan 3.000 Masker kepada Masyarakat
Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sambas Abang Mardirius Lope S. Kep. Nz,bersama Ketua Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Kabupaten Sambas, Melani Astuti S.H. Yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI.Perjuangan dan Persatuan Silat Ilmu Ganso Payinte Pantak(Persiga PP),beserta anggotanya, turun langsung membagikan masker kepada masyarakat Kabupaten Sambas, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di kawasan simpang tiga lampu merah Jalan Pembangunan Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas. Sebanyak 3.000 masker dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan itu, Bang Lope dan Bu Melani Astuti bersama sejumlah anggota Lembaga Perempuan Dayak Kabupaten Sambas tampak berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus menyerahkan masker sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk kepedulian organisasi masyarakat Dayak terhadap kondisi masyarakat Kabupaten Sambas. Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar rumah.
Ibu Melani Astuti mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Lembaga Perempuan Dayak bersama Dewan Adat Dayak dan Persatuan Silat Ilmu Ganso Panyintek Pantak di tengah masyarakat.
“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga masker yang dibagikan dapat bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Melani.
Sementara itu, Ketua DAD Kabupaten Sambas Abang Lope menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami ingin hadir dan berbagi langsung dengan masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat Kabupaten Sambas,” katanya.
Kegiatan pembagian masker berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat yang menerima bantuan tersebut.
Sebanyak 3.000 masker yang dibagikan diharapkan dapat membantu masyarakat, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan dan saling peduli di lingkungan sekitar. Harapan kami tentu Kabupaten Sambas dapat terbebas dari persoalan kabut asap yang berulang. Penanganannya membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat, masyarakat, tokoh adat, organisasi masyarakat hingga dunia usaha. Jangan sampai persoalan ini hanya ditangani ketika sudah terjadi, tetapi pencegahannya harus menjadi tanggung jawab bersama.(Amr/LNS)





0 Komentar